Pepatah Eropa mengatakan, “ ada hal yang lebih kuat dari seluruh angkatan perang di dunia, yaitu ide yang selalu muncul tepat pada waktunya” saya pikir pepatah itu kurang tepat, sebab ada hal yang lebih kuat dari ide yang muncul tepat pada waktunya, yaitu ide yang digunakan tepat pada waktunya hehehe… sebab masalahnya adalah terkadang kita punya banyak ide, segudang ide, bahkan seribu gudang tetapi jarang digunakan, diwujudkan, dengan alasan…..idenya mati di tengah jalan alias mentok :D
Saya teringat pada salah satu episode film Spongebob squarepants ( kayaknya udah gak asing lagi degh..!). Saat ia punya ide tentang patty yang berwarna, banyak orang yang mencemoohnya, namun cemoohan itu tak cukup kuat untuk mendobrak muka tebalnya hehe..dan menghentikan usahanya. Justru cemoohan itu memotivasinya untuk membuktikan bahwa idenya benar-benar cemerlang, ia tetap berusaha mewujudkannya dan akhirnya ia bisa menarik pelanggan yang amat banyak.
Orang Tuli dan Idenya
Suatu kali seorang sahabat bercerita tentang lomba panjat pinang yang seluruh pesertanya adalah kodok. Para kodok tersebut berusaha memanjat pinang, yang –seperti pada umumnya dilumuri oleh pelicin-. Penonton pun bersorak “ ahhh..mustahil kodok bisa manjat..bodoh…imposibble…gak mungkin..” makian dan cemoohan terus mewarnai perlombaan itu. Para kodok berjatuhan, berusaha lagi, jatuh lagi dan terus berusaha. Hingga akhirnya kodok-kodok tersebutpun menyerah, kecuali seekor- mmm..baiklah di beri nama Tao Ming She ( kerennyaaaa….J) – ia terus memanjat hingga akhirnya berhasil. Dan….anda tau apa rahasia keberhasilannya?? Ehmm..karena Tao Ming She itu seekor kodok yang tuli!! :D
Maaf, saya tidak bermaksud menyamakan anda dengan kodok hehe..apalagi mengatakan Tao ming She itu adalah kodok, ini mah cuman cerita saja. Namun, dalam usaha mencapai tujuan, mewujudkan ide gan impian terkadang seseorang terkadang anda harus menjadi “orang tuli”….atau banyak kata-kata racun yang akan datang menghujam. Pada waktu itulah anda harus menjadi manusia-manusia tuli..berusaha memperjuangkan ide anda tanpa harus mendengarkan cemoohan orang lain. Kegagalan adalah hal yang biasa, justru itu akan lebih mematangkan kemampuan anda, jadi bersyukurlah jika anda gagal. Para ilmuwan kaliberpun mengalami kegagalan jauh lebih banyak dibandingkan dengan keberhasilan mereka, mereka menjadikan kegagalan tersebut bagian dari proses belajar. Dan jangan malu dengan ide yang ada di benak anda, walau ide itu tampak menggelikan di hadapan orang lain. Tao Ming She yang kodok aja mampu..apalagi anda..!! masak kalah ama kodok :D
Saya kembali punya cerita tentang seorang dari Andalusia, Abbas bin Firmas, sempat berpikir untuk terbang. Ia dianggap gila oleh para tetangganya karena idenya. Tapi ia percaya impiannya akan terwujud, ia buat sepasang sayap besar untuk dirinya, ia pergi ke puncak gunung dan melompat untuk berusaha terbang. Namun ia terjatuh, dan mendapat luka serius di sekujur tubuhnya. Anda anggap ia gagal?? Tidak !! ia berhasil, ia berhasil untuk percaya diri, ia berhasil mencoba, ia berhasil mendobrak mitos, dan ia berhasil mewujudkan impiannya, setidaknya perbuatannya menjadi inspirasi bagi manusia di masa berikutnya untuk terbang. Dan namanya tercatat dalam sejarah sebagai orang pertama yang mencoba terbang.
Maksud saya menceritakan itu adalah bahwa terkadang kita harus membayar mahal untuk mewujudkan sebuah ide, tapi lakukanlah sebab anda punya otak cerdas yang menunggu untuk dioptimalkan. Cobalah mewujudkan ide anda meski anda tahu akan gagal. Bukan karena kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda, tetapi karena kegagalan adalah suatu bentuk keberhasilan, setidaknya untuk berani mencoba.
Manusia, identitas dan kreasi
Saya melihat banyak warga Indonesia adalah warga yang takut mencoba dan memunculkan idenya. Banyak diantara mereka ( dan mungkin kita juga ) yang lebih suka dan percaya diri untuk mencontek ide orang lain. Umumnya bangsa barat ( maksudnya sebagian Eropa dan Amerika ) selalu berkreasi sendiri, dari model rambut hingga bentuk mobil. Bangsa timur, tinggal menconteknya. Batik adalah pakaian yang dicemooh oleh generasi muda kita. Namun saya yakin jika Eminem atau Chester Bennington mengenakannnya saat live konser, banyak diantara generasi muda kita yang akan memakainya. Walau mencontek adalah salah satu bentuk kreatifitas, tapi dalam kasus ini sama sekali tidak ditemukan watak kreatifitas. Dulu, model rambut Mohawk dianggap ketinggalan zaman, orang yang memakainya pasti akan ditertawakan, idenya untuk bergaya nampak sangat bodoh. Namun saat David Beckham kembali mempromosikannya, di Asia model rambut itu digemari kembali….anda harus prihatin sebab disisi lain kita seringkali malu untuk memunculkan kerasi sendiri, otak kita beku dan hanya bisa meniru dan meniru. Tak terkecuali tayangan-tayangan yang ada di televisi saat ini.
Jangan malu dan takut dengan ide anda, inovasi anda, identitas anda, perlihatkan pada dunia siapa anda sebenarnya ( anda adalah Superman, bahkan lebih hebat lagi ), jangan pernah menjatuhkan harga diri anda hanya denagn menyontek dan tak berani berkreasi atau memperlihatkan ide anda. Jika kamu adalah seorang Muslim, tunjukkanlah pada dunia bahwa kamu adalah muslim. Jika kamu orang Indonesia, tunjukkanlah kamu adalah orang Indonesia. Jika kamu punya ide dan kemampuan, perlihatkanlah, hadapkanlah wajahmu dengan penuh percaya diri pada takdir, bahwa alloh menciptakan kamu untuk menjadi pemenang. Demikianlah anda akan mengubah dunia, anda akan mengubah sejarah anda sendiri dan anda adalah bagian dari sejarah. percaya?? Anda harus percaya!!
Berinovasilah, jangan jalani hidup apa adanya, tapi rubahlah jalan hidup anda, jangan ikuti arus, lawan arus jika arus zaman sekarang memang sudah ancur-ancuran…atau dahului arus jika arus itu baik, jadilah lebih cepat dari arus. Munculkanlah ide-ide anda di rumah, di kelas, ditempat anda bekerja, dimanapunanda berada, bukan berarti tanpa pertimbangan, tapi penuh optimisme. Jadilaj manusia-manusia unggulan yang tak pernah jera di cemooh, tak layu diterjang kegagalan, tak malu tampil beda. Anda adalah anda dan anda berbeda dengan orang lain, jadilah diri anda sendiri, anda punya otak dan jalan pikiran yang berbeda dengan orang lain, artinya anda punya suatu yang orang lain tidak punya. Munculkan ide dan kreasi anda, orang lain akan membutuhkan anda dengan perangkat ide yang cemerlang dan terbuka, sebab anda adalah orang yang dibutuhkan oleh orang lain tepat seperti anda membutuhkan orang lain. Percaya..?? kalo percaya ya udah, sampe disini aja deh J
Buat ASA ( Amir Syerkhan Ali ) makasih buat sumbangannya ^_^